Rabu, 01 Mei 2019

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.
Pemasaran internasional adalah kegiatan Pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.



PEMASARAN INTERNASIONAL


a. Hambatan Tarif

Tarif adalah pembebanan pajak (custom duties) terhadap barang-barang yang melewati batas kenegaraan. Tarif dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, antara lain :
- Bea ekspor = pajak atau bea yang dikenakan terhadap barang yang diangkut menuju negara lain.
- Bea transit = pajak yang dikenakan terhadap barang-barang yang melalui wilayah negara lain dengan ketentuan bahwa negara tersebut bukan merupakan tujuan akhir dari pengiriman.
- Bea impor = pajak yang dikenakan terhadap barang-barang yang masuk dalam suatu negara dengan ketentuan pemungutan pajak tersebut adalah merupakan tujuan akhir dari pengiriman barang.
- Uang jaminan impor = persyaratan bagi importir suatu produk untuk membayar kepada pemerintah sejumlah uang tertentu pada saat kedatangan produk di pasar domestik sebelum penjualan dilakukan.

b. Hambatan Quota

Kuota adalah pembatasan secara fisik terhadap barang-barang yang diperdagangkan secara Internasional. Kuota impor adalah pembatasan jumlah fisik yang masuk ke dalam negeri dan Kuota ekspor adalah pembatasan jumlah fisik barang-barang yang diekspor ke luar negeri. Sama halnya dengan tarif, Kuota juga di bagi menjadi beberapa bagian, antara lain :

- Absolute atau Unilateral Kuota adalah pembatasan yang hanya di lakukan untuk negara sepihak, tidak melalui persetujuan dengan negara lain.
- Negotiated atau Bilateral Kuota adalah Kuota yang besar kecilnya ditentukan berdasarkan persetujuan dengan 2 negara atau lebih.
- Tarif Kuota adalah gabungan antara tarif dan Kuota. Suatu barang yang dimasukkan ke dalam negeri melebihi jumlah yang telah ditargetkan, maka tarifnya akan menjadi lebih mahal.
- Mixing Kuota adalah pembatasan penggunaan bahan mentah yang diimpit pada proporsi tertentu dalam memproduksi barang.

c. Hambatan Dumping

Hambatan  Dumping adalah bilamana menjual suatu barang yang dinilainya lebih tinggi dari harga beli, bila dijual di luar negeri maupun dalam negeri tetap mendapat untung. Adapun beberapa motif dari Politik Dumping, yaitu antara lain:
- Barang-barang yang diminati oleh negara asal,      supaya dapat terjual di luar negeri.
- Berebut pasaran Luar negeri.
- Memperkenalkan suatu produk dalam negri ke.    negara lain.

d. Hambatan Embargo

Hambatan Embargo adalah pelarangan perniagaan dan perdagangan dengan sebuah negara. Kata ini umumnya digunakan dalam perniagaan dan politik internasional. Embargo dideklarasikan oleh sekelompok negara terhadap negara lain untuk mengisolasikannya dan menyebabkan pemerintah negara tersebut dalam keadaan internal yang sulit. Keadaan yang sulit ini dapat terjadi akibat pengaruh dari embargo yang menyebabkan ekonomi negara yang dilawan tersebut menderita karenanya.


Embargo  biasanya digunakan sebagai hukuman politik bagi pelanggaran terhadap sebuah kebijakan atau kesepakatan. Salah satu contoh embargo adalah yang pernah diterapkan Amerika Serikat terhadap Indonesia dari tahun 1999 hingga 2005 dalam hal pengadaan senjata militer akibat pelanggaran HAM yang dilakukan ABRI di Timor Timur.

ALASAN PEMERINTAH MENERAPKAN HAMBATAN PERDAGANGAN DI INDONESIA.

Hambatan perdangan mengurangi efisiensi ekonomi, karena masyarakat tidak dapat mengambil keuntungan dari produktivitas negara lain. Pihak yang diuntungkan dari adanya hambatan perdangan adalah produsen dan pemerintah. Produsen mendapatkan proteksi dari hambatan perdagangan, sementara pemerintah mendapatkan penghasilan dari bea-bea. Dengan tiadanya hambatan perdangan, harga produk dan jasa dari luar negeri akan menurun dan permintaan untuk produk dan jasa lokal akan berkurang. Hal ini akan menyebabkan matinya industri lokal perlahan-lahan. Alasan lain yaitu untuk melindungi konsumen dari produk-produk yang dirasa tidak patut dikonsumsi, contoh: produk-produk yang telah diubah secara genetika. Di Indonesia, hambatan perdagangan banyak digunakan untuk membatasi impor pertanian dari luar negeri untuk melindungi petani dari anjloknya harga lokal.

PERTUMBUHAN PENDUDUK MENJADI SALAH SATU PERMASALAHAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI NEGARA BERKEMBANG.

permasalahan yang terjadi di negara berkembang adalah tingginya tingkat pertumbuhan penduduk. Tingkat pertumbuhan penduduk erat kaitannya dengan tingginya tingkat kelahiran, perpindahan penduduk, dan tingkat kematian, yang mana hal tersebut dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, kesehatan, dan budaya yang ada di negara tersebut. Ketika pertumbuhan penduduk itu tinggi, kemudian kemampuan negara tersebut untuk memenuhi kebutuhan sektor publik seperti pendidikan dan kesehatan menjadi berkurang kemampuannya. Yang menjadi permasalahan kemudian tidak hanya tingkat kelahiran. Permasalahan tingkat pertumbuhan penduduk di negara berkembang dapat muncul dari berbagai sisi. yang diakibatkan oleh ketidakstabilan demografis menyebabkan tingginya rasio ketergantungan penduduk. Hal tersebut berdampak pada ketidakseimbangan pasar tenaga kerja. Tingkat kematian anak dan ibu hamil pun tinggi. Beberapa hal yang mempengaruhi diantaranya adalah kebiasaan, teknologi dan gaya hidup. Tingkat kelahiran angka juga termasuk salah satu masalah negara berkembang yang dipengaruhi oleh permasalahan struktural seperti usia pernikahan, aborsi, edukasi dan karir wanita. Pemerintah di negara berkembang kemudian menerapkan kebijakan yang dapat menekan pertumbuhan penduduk, terutama terkait program keluarga berencana. Penerimaan masyarakat terhadap alat kontrasepsi menjadi hal penting bagi keberhasilan program, terutama akses terhadap alat kontrasepsi, dan pandangan masyarakat.

PERTUMBUHAN EKONOMI. 

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat.

SIFAT-SIFAT PERTUMBUHAN EKONOMI:

1. Pembangunan Ekonomi Merupakan Sebuah Proses.
   Artinya pembangunan ekonomi berlangsung secara terus-menerus bukan mendadak atau sementara. Pembangunan ekonomi dilaksanakan melalui perencanaan dan tahapan yang matang dan terperinci, Tiap tahapan tersebut akan menargetkan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. Contoh pembangunana ekonomi yang terjadi pada masa orde baru yang bernama REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun).

2. Upaya Dalam Meningkatkan Pendapatan Per Kapita.
   Dengan adanya peningkatan pendapatan per kapita berarti secara umum kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. sebuah pembangunan ekonomi akan terjadi jika terdapat kenaikan pendapatan perkapita penduduk karena pendapatan per kapita digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu negara.

3. Peningkatan Pendapatan Per Kapita Berlangsung Dalam Jangka Waktu Yang Lama.
   Meningkatnya pendapatan diharapkan bisa terjadi dalam jangka lama, sehingga kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat dan sudah sangat siap saat terjadi penurunan pendapatan.

4. Kenaikan Pendapatan Per Kapita Diikuti Dengan Terjadinya Perubahan Teknologi dan Kelembagaan.
   Dengan ini berarti pembangunan ekonomi ekonomi tidak cukup hanya diukur dari pendapatan per kapita, namun juga kenaikan tersebut harus dibarengi dengan terjadinya perubahan teknologi yang memiliki peran sangat penting untuk meningkatkan kapasitas produksi.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI:

1. Faktor Sumber Daya Manusia

Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan dengan membangun infrastruktur di daerah-daerah.

2. Faktor Sumber Daya Alam

Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.

3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.

4. Faktor Budaya

Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), dan sebagainya.

5. Sumber Daya Modal

Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.



SUMBER


(Rabu, 01 Mei 2019)


(Rabu, 01 Mei 2019)


(Rabu, 01 Mei 2019)


(Rabu, 01 Mei 2019)


(Rabu, 01 Mei 2019)


(Rabu, 01 Mei 2019)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar