Rabu, 28 November 2018

MANAJEMEN PRODUKSI DAN LAPORAN AKUNTANSI


MANAJEMEN PRODUKSI

Manajemen Produksi adalah sebagai penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga memiliki nilai jual. 

PELESTARIAN LINGKUNGAN DENGAN MENGURANGI EFEK POLUSI.

Saat sebuah perusahaan didirikan, harus memikirkan dampak yang tejadi akibat pendirian perusahaan tersebut. Apalagi jika usaha yang didirikan berupa industri, yang sudah dipastikan akan menimbulkan efek pencemaran baik di udara ataupun di air. Maka bagian manajemen produksi harus mengambil langkah yang tepat untuk mengurangi pencemaran tersebut yang imbasnya menjadi buruk untuk masyarakat sekitar dan tentunya alam.

VARIABEL YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN DALAM MEMILIH LOKASI PABRIK. 

1. Letak konsumen  atau  pasar.
Penempatan pabrik dekat dengan daerah konsumen. Alasan yang mendasari pemilihan lokasi dekat dengan konsumen adalah adanya kemudahan untuk mengetahui perubahan selera konsumen, mengurangi resiko kerusakan dalam pengangkutan, apabila barang yang diproduksi tidak tahan lama, biaya angkut mahal, khususnya untuk produksi jasa.

2. Sumber bahan baku.

Penempatan pabrik dekat dengan daerah bahan baku. Dasar pertimbangan yang diambil adalah apabila bahan baku yang dipakai mengalami penyusutan berat dan volume, bahan baku mudah rusak dan berubah kualitas, resiko kekurangan bahan baku tinggi.

3. Sumber tenaga  kerja.

Alternatif yang dipakai adalah apakah tenaga kerja yang dibutuhkan unskill, dengan pertimbangan tingkat upah rendah, budaya hidup sederhana, mobiiitas tinggi sehingga jumlah gaji dianggap sebagai daya tarik, ataukah tenaga kerja skill, apabila perusahaan membutuhkan fasilitas yang lebih baik, adanya pemikiran masa depan yang cerah, dibutuhkan keahlian, dan kemudahan untuk mencari pekerjaan lain.

4. Pembuangan limbah industri

Kaitannya dengan tingkat pencemaran, sistem pembuangan limbah untuk perlindungan terhadap alam sekitar dan menjaga keseimbangan habitat.

INFORMASI YANG DAPAT DIAMBIL DARI LAPORAN AKUNTANSI OLEH PEMILIK PERUSAHAAN, KREDITUR, MANAJER, PEMERINTAH. 

1. Pemilik/ Owners/ Investor

Pemilik perusahaan tentu menginginkan dana yang ditanamkannya dapat berkembang. Oleh karena itu pemilik perusahaan selalu mengevaluasi hasil kegiatan perusahaan dari waktu ke waktu dan mengevaluasi posisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu. Di sinilah, informasi akuntansi sangat membantu para pemilik perusahaan untuk mengambil keputusan apakah ia akan tetap menanamkan modalnya, menambah modal, mengurangi atau justru menarik modal yang telah ditanamkan dalam perusahaan. Adapun untuk para calon pemilik perusahaan akan menggunakan informasi akuntansi sebagai tolok ukur tingkat keuntungan yang akan diterimanya bila ia membeli saham perusahaan tertentu.

2. Kreditur

Kreditur membutuhkan informasi akuntansi untuk menilai kemampuan debitur atau calon debitur untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman dan bunganya. Kemampuan untuk mengembalikan pinjaman ini sangat tergantung pada besarnya keuntungan (laba) dan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasi perusahaan debitur. Melalui analisis laporan keuangan perusahaan debitur, kreditur dapat mengetahui kondisi di atas.

3. Manajer

Manajer adalah orang yang diberi wewenang oleh pemilik untuk mengoperasikan perusahaan. Untuk itu manajer membutuhkan informasi akuntansi guna perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan. Bagi manajemen, akuntansi mempunyai beberapa manfaat berikut ini.


a. Melindungi Harta Perusahaan.
Laporan akuntansi menunjukkan posisi keuangan perusahaan dari waktu ke waktu sehingga mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang akan melakukan korupsi maupun manipulasi.


b. Menyusun Rencana Kegiatan Perusahaan yang Akan Datang.
Anggaran merupakan rencana kegiatan yang dinyatakan dalam satuan uang, yang menjadi panduan perusahaan untuk melakukan kegiatannya di masa yang akan datang.


c. Mengukur Laba Perusahaan dalam Periode Tertentu.
Adanya laporan akuntansi yang menunjukkan besarnya penghasilan perusahaan dan biaya-biaya yang ada, maka dapat diketahui besarnya laba atau kerugian perusahaan. Perusahaan memperoleh laba jika penghasilan perusahaan lebih besar daripada biaya-biaya. Sedangkan jika penghasilan lebih kecil dari biaya-biaya yang ada maka perusahaan mengalami kerugian.


d. Mengawasi Kegiatan Perusahaan.
Dengan berpedoman pada rencana yang ditetapkan, manajemen dapat mengukur efektifitas dan efisiensi produksi, prestasi manajemen, dan sebagainya. Adapun hasil pengawasan dianalisis untuk menentukan ketidakberesan yang menyebabkan target perencanaan tidak dapat dicapai. Dengan demikian akuntansi mempunyai peran dalam perencanaan sekaligus pengawasan ataupun pengendalian.

4. Pemerintah

Salah satu sumber pendapatan pemerintah adalah dari sektor pajak. Perusahaan merupakan salah satu wajib pajak. Pemerintah berkepentingan untuk memperoleh informasi akuntansi yang dapat digunakan untuk menetapkan jenis pajak dan besarnya kewajiban pajak yang harus ditanggung dan dibayar oleh perusahaan tersebut. Selain untuk kepentingan pajak, informasi akuntansi dibutuhkan oleh pemerintah untuk :


a. Ketaatan perusahaan terhadap peraturan-peraturan yang telah ditetapkan, misalnya tentang pemberian Upah Minimum Regional (UMR).

b. Penetapan kebijakan tertentu.

PENTINGNYA LAPORAN AKUNTANSI DALAM FUNGSI MANAJEMEN SEBUAH PERUSAHAAN. 

Laporan keuangan juga berguna sebagai alat untuk mengukur besaran biaya yang telah dikeluarkan oleh kegiatan-kegiatan usaha yang dilaksanakan perusahaan. Laporan keuangan juga menjadi bahan pertimbangan dalam mengendalikan kegiatan perusahaan, dalam menyusun program kegiatan pada periode mendatang, serta dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan juga berguna untuk mengetahui kondisi perusahaan dan posisi keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang baik dan tersusun rapi sesuai jenis jenis akuntansi keuangan lebih memudahkan manajemen untuk mengelola keuangan perusahaan. Sebelum menyusun laporan keuangan secara lengkap pasti langkah awal yang disusun adalah jurnal. Jika jurnal telah tersusun dengan baik maka penyusunan laporan keuangan akan jauh lebih mudah. Dari jurnal bisa dilakukan monitoring keuangan bisnis di mana pun dan kapan pun sehingga pengembangan bisnis bisa lebih fokus dengan biaya yang akurat dan minimal untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal sesuai prinsip ekonomi. Laporan keuangan menjadi jenis bukti audit dan bisa juga menjadi dasar penentuan taksiran keuntungan yang akan diterima pada masa mendatang. Taksiran perkembangan harga saham yang dimiliki oleh pemilik perusahaan juga bisa dinilai dari laporan keuangan.





SUMBER


(Rabu, 28 November 2018)


(Rabu, 28 November 2018)


(Rabu, 28 November 2018)


(Rabu, 28 November 2018)


(Rabu, 28 November 2018)

Rabu, 21 November 2018

BISNIS DAN ORGANISASI

PENTINGNYA KEJUJURAN DALAM BERBISNIS

Menurut saya, kejujur didalam berbisnis itu sangatlah penting bagi perusahaan, karena sesuatu kejujuran akan menimbulkan sebuah keuntungan. Coba saja kita pandang dari aspek agama, sebuah kejujuran akan di balas dengan yang lebih baik dan akan mendapatkan sebuah keberkahan. Lagi pula, sebuah bisnis pasti akan mengalami fase pasang surut, dan juga sebuah kemajuan bukan di pandang dari aspek kejujuran atau tidak nya, melainkan kualitas barang dan kuantitas nya. Kalau kualitas sebuah produk bagus, tidak menutup kemungkinan konsumen akan selalu berdatangan. Biasanya oknum oknum yang melakukan kecurangan atau penipuan adalah oknum yang peminatnya kurang atau pun tidak ada kepercayaan dari konsumen. Jadi intinya, kejujuran dalam berbisnis adalah penting, sebuah kejujuran dan kualitas sebuah produk akan memajukan sebuah bisnis.

ORGANISASI

Organisasi adalah sekumpulan orang yang dibuat dalam satu kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

Bentuk - bentuk organisasi:
1. Bentuk Organisasi Garis/Lini (Line Organization)
2. Bentuk Organisasi Lini dan staf (Line and Staff)
3. bentuk Organisasi Fungsional (Functional Organization)
4. Organisasi Lini dan Fungsional (Line and Functional Organization)
5. Bentuk Organisasi Komite (Committee Organization).

ORGANISASI SANGAT PENTING DALAM DUNIA BERBISNIS

Menurut saya, karena organisasi sendiri adalah sekumpulan orang yang dibuat dalam satu kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kata kuncinya ada di tujuan bersama, di organisasi ada bagian bagian nya tertentu dan tugas tugasnya tertentu, mereka bekerja sesuai divisi nya untuk mencapai suatu tujuan. Contohnya seperti, manager pemasaran dan manager pabrik, mereka terletak disatu organisasi tapi memiliki program kerja yang berbeda tapi memiliki tujuan yang sama. Manager pasar mereka bekerja untuk di divisi pemasarn sebuah produk, dan manager pabrik mengatur di pabrik. Tapi mereka mempunyai tujuan yang sama, yaitu mensejahterakan suatu perusahaan. Itulah mengapa pentingnya sebuah organisasi. 


PERBEDAAN TANGGUNG JAWAB DENGAN PERTANGGUNG JAWABAN. 

Tanggung jawab: Kewajiban. Suatu perintah yg harus kita jalani.

Pertanggung jawaban: Prinsip. Suatu kesalahan yang harus kita selesaikan.

PERKEMBANGAN BISNIS KECIL DIBANDINGKAN DENGAN BISNIS BESAR DIMASA YANG AKAN DATANG. 

Menurut saya, yang pasti akan maju pesat dengan bisnis besar, karena pasi bisnis besar sudah mempunyai suatu channel atau jaringan yang bisa memesatkan perdangan sebuah produk, dan pasti akan memunculkan suatu teknologi teknologi yang baru dan tidak sembarang orang tau, dan itu akan memunculkan sebuah daya tariik pada konsumen dengan di adakan nya hal hal baru yang membuat penasaran dan akan mengakibatkan sejumlah kenaikan produk yang di inginkan. Berbeda dengan bisnis kecil, mungin bisnis kecil lemah disuatu modal dan persaingan dengan bisnis besar, kalah dengan teknologi, dengan channel, konsumen, produk, dan segla macamnya. Tapi tidak menutup kemungkinan bisnis kecil kalah dengan bisnis besar, mungkin saja bisnis kecil lebih mempunyai suatu produk yang berkualitas dan bisa memungkinkan bisnis kecil bisa naik setara dengan bisnis besar yang ada di pasaran industry. Apalagi ditambah dengan masuk nya pasar dagang bebas dari cina, itulah bagaimana kita nanti kalau jadi pembisnis harus mempunyai strategi untuk memajukan sebuah perusahaan, harus lebih banyak daya Tarik nya di banding Negara lain yang hanya singgah dinegara kita hanya untuk berdagang. 



SUMBER



(Rabu, 21 November 2018)

Senin, 12 November 2018

PERUSAHAAN


1. PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN. 

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.  

Contoh Perusahaan :
1. Perusahaan Nasional (PT. Mahameru Kencana Abadi)
2. Perusahaan Internasional (PT. Pertamina)
3. Perusahaan Multinasional (Adidas)
4. Perusahaan Global (PT. Toyota Motor) .

Lingkungan perusahaan adalah sesuatu yang ada di sekitar perusahaan dan memiliki pengaruh terhadap perusahaan. Keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.

Contoh Lingkungan Perusahaan :  
A.  Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan.

B.  Lingkungan Internal 
Adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. 

Contoh :
• Tenaga kerja
• Peralatan dan mesin
• Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
• Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
• SIstem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.


2) PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL.

1.       Perusahaan melakukan produksi sampai tingkat maksimum, jika lembaga sosial hanya untuk keberlangsungan lembaga tersebut
2.       Perusahaan memperkerjakan orang orang diluar lingkungan tersebut, jika lembaga sosial mempekerjakan orang orang didaerahnya  tersebut
3.       Perusahaan mencari profit yang sebanyak banyaknya, jika lembaga sosial tidak terlalu mementingkan keuntungan
4.       Perusahaan tidak terlalu mementingkan tanggung jawab sosial, jika lembaga mementingkan hal tersebut
5.       Perusahaan mencari keuntungan untuk keuntungan pemilik perusahaan, jika lembaga keuntungan untuk kesejahteraan masyarakat yang turut serta dalam lembaga tersebut.


3) LETAK DAN TEMPAT KEDUDUKAN PERUSAHAAN.

1. Tempat Kedudukan Perusahaan
    Adalah kantor pusat perusahaan tersebut. tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya.

2. Letak Perusahaan
    Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik. letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya. 


4)LINGKUNGAN EKSTERNAL MAKRO DAN MIKRO.

Lingkungan eksternal  makro adalah lingkungan eksternal yang tidak langsung memberi pengaruh terhadap kegiatan dunia usaha. Sedangkan lingkungan eksternal mikro adalah lingkungan eksternal yang memberi kontribusi langsung terhadap kegiatan dunia usaha.

Pembagian lingkungan eksternal makro:
1.      Keadaan Alam
2.      Politik
3.      Hankam
4.      Hukum dan Peraturan Pemerintah
5.      Pendidikan
6.      Teknologi
7.      Sosial
8.      Kebudayaan
9.      Kependudukan
10.  Ekonomi
11.  Hubungan Internasional

Pembagian lingkungan eksternal mikro:
Adalah hal-hal yang secara langsung mempengaruhi organisasi dari luar.

• Pesaing, usaha yang berusaha mendapatkan sumberdaya yang sama dengan perusahaan
• Konsumen, pihak yang membutuhkan sumberdaya dan produk yang dihasilkan perusahaan
• Stokis (supplier), menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan organisasi
• Lembaga Pengatur dan Pemerintah, alat-alat kewenangan yang berfungsi mengawasi, membuat aturan (hukum), dan memiliki kekuatan hukum yang dapat mempengaruhi pola kebijakan dan pola kerja organisasi
• Rekanan Usaha (Mitra Usaha), pihak-pihak yang melakukan kerja sama atau persekutuan dengan organisasi tersebut.




SUMBER

http://meganegara.blogspot.com/2014/10/pengantar-bisnis_25.html

(Senin, 12 November 2018)

http://nuelfeby.blogspot.com/2015/11/perbedaan-perusahaan-dan-lembaga-sosial.html?m=1

(Senin, 12 November 2018)

https://www.google.co.id/amp/s/bordicamp.wordpress.com/2014/12/22/tempat-kedudukan-dan-letak-perusahaan/amp/

(Senin, 12 November 2018)

https://sentikawiguna.wordpress.com/2010/10/09/perbedaan-antara-lingkungan-eksternal-mikro-dan-makro-dalam-dunia-usaha/

(Senin, 12 November 2018)

Selasa, 06 November 2018

BADAN USAHA


FAKTOR FAKTOR YANG MENJADI PERTIMBANGAN DALAM MEMILIH BADAN USAHA

1. Jenis usaha yang dijalankan.

Hal pertama yang dipertimbangkan adalah jenis usaha apa yang akan dijalankan. Sesuai dengan keinginan, badan usaha yang akan dijalankan bisa dalam bentuk perdagangan, industri dsb. Orang yang ingin membuka usaha, harus selektif dalam memilih jenis usaha yang mengeluarkan modal tidak terlalu besar dengan resiko kerugian kecil.

2. Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik.

Ketika menjalankan bisnis, ada 2 hal yang sangat erat berkaitan, yaitu mengenai pengambilan keputusan dan batas kewenangan dalam menjalankan bisnis. Karakter badan usaha sangat menentukan hal ini. Karena tidak semua badan usaha memiliki pemisahan tanggung jawab antara pemilik dengan badan usahanya. Dalam hal memilih CV atau Firma sebagai badan usaha, ketika timbul suatu kerugian, maka kerugian tersebut menjadi tanggung jawab pemiliknya juga, hingga ke harta pribadi. Berbeda dengan Perseroan Terbatas, dimana ada keterbatasan tanggung jawab.

3. Kapasitas Keuangan dan Kemudahan Pendirian.

Umumnya para pebisnis berskala kecil, ingin memilih pendirian badan usaha yang prosesnya sederhana dan biaya sesuai dengan kapasitas keuangannya. Ketika budgetnya tidak mencukupi untuk mendirikan Perseroan Terbatas, seringkali badan yang dipilih adalah CV. Namun yang harus diperhatikan adalah karakter dari badan usaha yang dipilih berikut tanggung jawabnya.

4. Kemudahan memperoleh modal.

Dalam bisnis, pemisahan keuangan pribadi dengan bisnis adalah hal mutlak. Ketika membuat badan usaha, diharapkan dapat membuat rekening atas nama perusahaan tersebut. Sehingga, untuk keperluan permodalan, akan dapat dengan mudah mengajukan ke perbankan atau investor apabila cash flow yang telah berdiri sendiri dan berjalan baik dari bisnis tersebut sudah diletakkan pada wadah khusus, yaitu rekening perusahaan.

5. Besarnya resiko kepemilikan.

Para pengusaha harus memikirkan resiko-resiko yang akan terjadi dalam perusahaannya. Misalnya pengusaha dalam bidang industri akan menggunakan alat-alat produksi yang membutuhkan perawatan sesering mungkin agar terhindar dari resiko kerusakan, cacat, dll.

6. Perkembangan usaha.

Pengusaha haruslah visioner, oleh karena itu optimisme dalam mengembangkan bisnis juga merupakan pertimbangan dalam memilih badan usaha. Seiring dengan perkembangan bisnis, maka tidak hanya omset yang makin besar, namun resikonya juga makin besar. Oleh karena itu perlu disesuaikan dan dipersiapkan strategi memilih badan usaha yang tepat.

7. Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha.

Agar usaha dapat terkoordinir dengan baik, pengusaha hendaknya melibatkan pihak-pihak lain yang dapat mendukung jalannya perusahaan. Pihak-pihak tersebut ditempatkan pada bagian-bagian yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

8. Kewajiban dari peraturan pemerintah.

Sebagai warga Negara yang baik, pengusaha harus memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah seperti ijin industri, NPWP, akta notaries, pajak dan ijin domilisi.

KECENDERUNGAN MERUBAH BENTUK PERUSAHAAN PERSEORANGAN KE BENTUK PERUSAHAAN PERSEROAN TERBATAS (PT).

Banyak orang cenderung merubah bentuk perusahaannya dari perusahaan perseorangan ke bentuk perseroan terbatas. Hal itu dikarenakan sulitnya mengembangkan usaha yang dibentuk dalam perusahaan perseorangan. Perusahaan perseorangan  hanya bermodal kecil, terbatas jenis dan modal produksi, memiliki tenaga kerja atau buruh yang sedikit bahkan bisa jadi tidak memiliki tenaga kerja atau buruh serta alat teknologi yang dipakai masih sederhana.

Pengusaha perusahaan perseorangan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua resiko dan kegiatan perusahaan, apabila kekayaan perusahaan tidak dapat menutup utang perusahaan, maka kekayaan pribadi menjadi jaminan untuk menutup kekurangan pembayaran utang perusahaan tersebut. Pada umumnya kemampuan investasinya terbatas, sehingga besar atau luas usaha juga terbatas. Apabila pemilik perusahaan meninggal dunia atau tidak dapat aktif untuk waktu yang cukup lama, maka kegiatan perusahaan akan terhenti tetapi perusahaan tersebut dapat juga dipindahtangankan.

Berbeda dengan bentuk usaha Perseroan Terbatas, besarnya modal perseroan tercantum dalam anggaran dasar. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan, sehingga pemilik memiliki harta kekayaan sendiri. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti kepemilikan perusahaan. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki, apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapat keuntungan maka keuntungan tersebut dibagikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, pemilik saham akan memperoleh bagian keuntungan yang disebut dividen yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh perseroan terbatas. Dengan menggunakan bentuk usaha Perseroan Terbatas, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan atau menghentikan kegiatan perusahaan.

ALASAN BENTUK USAHA KOPERASI DENGAN BENTUK USAHA RAKYAT INDONESIA.

Yang dimaksud badan usaha koperasi adalah adanya kemauan orang perorang  untuk menghimpun diri secara sukarela dan bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Yang membedakan dari badan usaha lain adalah hak dan kewajiban anggota tidak bergantung pada besarnya modal yang disetorkan kekoperasi. Usaha koperasi sangat cocok dengan usaha rakyat indonesia karena koperasi menganut sistem usaha kerakyatan yang mampu membantu  dalam berbagai usaha rakyat, usaha koperasi juga biasanya menganut sistem kekeluargaan jadi usaha-usaha rakyat yang tergabung dalam usaha koperasi lebih merasa nyaman. Di Indonesia koperasi berperan sebagai gerekan ekonomi rakyat yang sangat membantu masyarakat dalam kepentingan ekonomi demi menunjang kebutuhan hidup. Koperasi sangat membantu semua anggota yang tergabung di dalam organisasi tersebut.

BENTUK BENTUK BADAN USAHA YANG ADA DI INDONESIA:

     A. Perusahaan Berbadan Hukum

          1. Perseroan Terbatas
          2. Koperasi

     B. Perusahaan Tidak Berbadan Hukum
          1. Firma
          2. Persekutuan Komanditer

     C. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
          1. Perjan (Perusahaan Jawatan)
          2. Perum (Perusahaan Umum)
          3. Persero (Perusahaan Perseroan)


SUMBER



( Selasa, 06 November 2018)


( Selasa, 06 November 2018)

Disalin dari www.sarno.id

( Selasa, 06 November 2018)